Suhaid,Kapuas hulu,Kalbar,BUSERBHAYANGKARA86.COM
Marak nya berita peti di kalbar khususnya di kecamatan nanga suhaid tidak membuat para pekerja PETI takut bahkan dengan terang terangan makin menjadi seakan-akan tidak takut bahkan menantang para awak Media untuk memberitakan
Seperti yang kita ketahui Kapolda Kalbar bahkan telah mengeluarkan stekmen akan memberantas segala kegiatan ilegal yang ada di wilayah hukumnya bahkan Presiden RI bapak Prabowo juga telah mengintruksikan kepada jajarannya,dari polisi dan TNI jika ada anggota nya yang bermain kegiatan ilegal langsung ditindak
Namun semua itu hanya isapan jempol belaka, dan tidak ditakuti oleh oknum oknum Penegak Hukum, terbukti semakin marak dan terang terangan PETI di Nanga suhaid,Tidak ada APH yang menindak,di duga mereka di pelihara oleh oknum oknum setempat
Dalam Hal ini terbukti sangat jelas bahwa ada nya setoran sehingga APH pura pura tidak tahu bahkan seakan akan melindungi kegiatan tersebut,

Mana komitmen yang di gaung gaung kan oleh Kapolda Kalbar selama ini,apakah hanya angin lalu, kenapa PETI yang jelas jelas di depan mata bahkan tidak jauh dari mako Polsek dan mako Koramil tidak tersentuh Hukum atau karena ada nya setoran yang besar,ini menjadi tanda tanya besar bagi kita semuanya,ada apa dengan semua ini
Jangan hanya masalah perut dan segelintir orang yang bekerja PETI terdampak pada semua orang,jelas jelas mereka bekerja di aliran sungai Kapuas, berarti terdampak kesemua pengguna aliran sungai
Tidak semuanya bekerja PETI,tapi yang merasakan dampak semua orang yang berada di aliran sungai Kapuas, bahkan para nelayan yang keramba ikan merasa kan dampaknya, banyak ikan yang mati
Jadi harus mendapat tanggapan serius dari Kapolda, kenapa Kapolres sampai Kapolsek nya tidak mengindahkan dan menjalankan apa yang telah di katakan nya
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada pergerakan dari Kapolda, khususnya Kapolres Kapuas hulu dan Kapolsek Suhaid untuk menindak kegiatan PETI di aliran sungai Kapuas yang berada di wilayah Hukumnya (Tim/Red)
